Wednesday, August 25, 2010

Dibalik wajah sebuah sosialisme

Lagi-lagi mereka dijadikan dalih spesial untuk memburu duniawi yang sepihak. Sungguh egois. Apakah manusia modern tak pernah percaya karma...?

Peluang membuka hati untuk tulus memang sebuah hal yang sulit lagi rumit. Tapi bukan tidak mungkin untuk dipelajari kemudian diterapkan dalam hal yang sesungguhnya, yaitu kancah strata sosial yang terjadi 'nyata' disekitar kita.

Bangunan bebentuk lembaga apapun berbasis 'mengentaskan' atau mengangkat derajat kaum-kaum tersisih, harus kembali me-refresh ulang apa tujuan mereka.
Apa sebenarnya...?

Jika memang sekedar mengisi kekosongan ataupun mencari kepopularitasan semata, buat apa...?!
Kurang kerjaan saja...!!
Jika memang hanya berniat mencari keuntungan pribadi, kenapa sih harus melibatkan 'wajah-wajah' memelas mereka. Tak tahu malu...
Lalu hak mereka, sudahkah kalian cukupi...?

Tutup saja semua itu...
Aku muak melihat senyum kalian.
Haha...,
Anda merasa hebat dengan pendidikan anda...
banyak lowongan yang lebih mulia dan bisa membuat anda tampak terhormat SERTA SETARA DENGAN PENDIDIKAN ANDA.

Dan tolong tinggalkan yang ini...!!!
Rakyat kecil bukanlah sebuah iklan yang wajib hadir disetiap tayangan utama 'layar' EGOIS anda.

Jika kalian tahu...,
mereka telah kalian tindas tanpa kalian sadari...
Cukup, tuan...!!!




Reynur Rachmat Malik
Comments
0 Comments

0 comments:

Post a Comment

 
;